Basis Data
Setelah mempelajari materi ini, Anda diharapkan:
- memahami pengertian, struktur, hierarki, aturan, komponen, instalasi, dan dasar-dasar administrasi basis data
- mampu menggunakan perintah dasar operasi basis data seperti membuat, membaca, mengubah, dan menghapus
- diharapkan mampu mengintegrasikan basis data dengan aplikasi yang mereka kembangkan, baik itu aplikasi desktop maupun web
- memahami pentingnya keamanan basis data dan bagaimana melindungi data dari akses yang tidak sah.
- mampu merancang basis data yang efektif dan efisien untuk aplikasi yang mereka buat
Pengertian Basis Data
Basis data adalah kumpulan data yang terintegrasi atau saling berhubungan satu sama lain yang disimpan sedemikian rupa agar dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah. Tujuan dibentuknya basis data adalah kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan kembali data.
Hierarki Basis Data
Berdasarkan tingkat kompleksitas nilai data, tingkatan data dapat disusun kedalam sebuah hirarki atau urutan, mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling komplek. Pengorganisasian data dapat dibagi dalam enam tingkatan, yaitu:
- Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua macam nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan sistem yang digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang hanya dapat membedakan dua keadaan saja (on dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data.
- Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori. Byte merupakan kombinasi delapan bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan satu buah karakter dalam memori. Contoh: Kode ASCII untuk J ialah 10101010.
- Field atau atribut adalah bagian dari struktur data yang merepresentasikan satu nilai atau informasi. Field terdiri dari sekumpulan byte yang mempunyai makna tertentu. Dalam konteks basis data, field juga dapat diartikan sebagai kolom yang menyimpan suatu nilai. Setiap field perlu memiliki tipe data (string, integer, boolean, dll)
- Record atau baris adalah kumpulan field yang secara logic saling berhubungan. Contoh: nis, nama, tgl_lhr, alamat dan atribut lainnya dapat dihimpun dalam sebuah record / baris.
- File/tabel/berkas adalah kumpulan record yang sejenis dan secara logic berhubungan.
- Database merupakan kumpulan file-file yang berhubungan secara logis dan digunakan secara rutin pada operasi-operasi sistem informasi manajemen. Semua database umumnya berisi elemen-elemen data yang disusun ke dalam file-file yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi data untuk kegunaan tertentu. (nadillasyihaq, 2017)

Comments
Post a Comment